gooretro

era baru dunia digital ada ditangan kita

Negara-negara maju (industri) utamanya negara pengimpor minyak

Sejarah dunia menunjukkan, banyak negara menempuh berbagai cara untuk dapat menguasai sumber minyak untuk kepentingan kemakmuran dan kejayaan bangsa dan negaranya. Negara-negara berkembang, utamanya yang mempunyai sumber daya minyak namun berada dalam belenggu penjajahan, berjuang untuk merdeka merebut kedaulatan atas negaranya dan menguasai sumber daya minyaknya untuk kesejahteraan bangsanya.

Negara-negara maju (industri) utamanya negara pengimpor minyak neto (net oil importer) berusaha untuk dapat meningkatkan cadangan strategis minyaknya (strategic reserves) dengan mengandalkan kemampuan ekonomi, teknologi, dan diplomasi; bahkan negara-negara adi-kuasa berusaha dengan segala cara, termasuk perang dengan berbagai dalih proses pembentukan urin pembenaran, mengerahkan kecanggihan alat perangnya untuk menguasai dalam arti terjaminnya suplai minyak dari Timur Tengah sebagai tempat terdapatnya cadangan minyak terbesar di dunia.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (Organization of Petroleum Exporting Countries, OPEC) dibentuk dengan tujuan politik dan ekonomi untuk menggalang kekuatan menghadapi kartel perusahaan minyak internasional (International Oil Companies, IOc) yang berusaha menekan agar harga minyak murah untuk memenuhi kebutuhan industrinya namun ini berakibat terjadi ketimpangan ekonomi dimana negara industri maju berkembang pesat, sedangkan negara berkembang lamban karena perolehan dari hasil minyaknya rendah.

Pada waktu dibentuk awal tahun 1950-an, produksi negara-POLIT UUM PENGELOLAAN INDUSTRI MIGAS INDONESIA negara anggota OPEC mampu memasok 60 % kebutuhan mim dunia , dan saat ini hanya memasok 40 % , namun produksinya cukup besar dan bermakna strategis bagi negara-negara berkemban namun tetap dipandang sebagai ancaman" dalam politik ekonomi dunia terkait masalah keseimbangan supply-demand dan dam pada harga minyak di pasar internasional.

akn ya Bagaimana dengan Indonesia? Bangsa Indonesia seperti halnya bangsa-bangsa di dunia yang dijajah oleh bangsa lain, perjuangan menguasai sumber daya minyak untuk kesejahteraan masyarakat telah berlangsung sangat panjang dan berat, sejalan dengan perjuangan yang berat untuk merdeka, bebas dari Penjajahan Belanda.

Bahkan setelah Indonesia Merdeka tahun 1945, bangsa Indonesia belum dapat menguasai kedaulatan atas sumber daya minyaknya karena masih dikuasai oleh para perusahaan minyak internasional (international oil companies, 1OC) yang memegang Konsesi dari Pemerintah Kolonial Hindia Belanda. Langkah-langkah yang kemudian ditempuh oleh Pemerintah RI untuk menguasai sepenuhnya (kedaulatan) sumber daya alam minyak sebagai bagian yang tidak terpisahkan dan bahkan penting dari sejarah perminyakan di Indonesia sejak jaman Penjajahan Belanda sampai saat ini yang sedang berupaya dapat membangun kemandirian dan ketahanan energi nasional untuk dapat mendukung pembangunan berkelanjutan sebagai sarana mewujudkan kes jahteraan masyarakat.

Sejarah perkembangan perminyakan (minyak dan selanjutnya disebut sebagai Migas) di Indonesia telah berlangsng lebih dari seratus tahun, dimulai gerobak lipat tahun 1883 dimana un Valinya Sultan Langkat memberi konsesi penambangan kepada Acilco J. Zjlker di daerah Telaga Said, Sumatera Utara gas bun minyakBAB I Pendohuluan 3 isss industri Migas di Indonesia resmi dimulai dengan adanya pemboran pertama yang menghasilkan minyak secara komersial dari sumur Telaga Said No.1. Pada tahun 1985, Pemerintah RI memperingati seratus tahun industri Migas di Indonesia dan salah satu cara memperingatinya adalah dengan membangun suatu Monumen sederhana dengan "Prasasti 100 tahun Industri Migas di Indonesia di lokasi bekas sumur Telaga Said No. 1 tersebut yang diwakili oleh Penulis.

Untuk memberikan pengakuan hukum kepada perusahaan minyak Pemerintah Kolonial Belanda menerbitkan Undang-undang Pertambangan Indische Mijmwet pada tahun 1899. Ini merupakan langkah awal Pemerintah Kolonial Belanda menetapkan politik hukum perminyakan, dengan menerapkan sistem Konsesi di bidang pertambangan Migas.



  • Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.


    削除
    Negara-negara maju (industri) utamanya negara pengimpor minyak
      Komentar(0)