gooretro

era baru dunia digital ada ditangan kita

Nilai Pendidikan yang Baik

Sebagian besar orang bekerja seumur hidup mereka dan tidak pernah mengerti pelajaran ini. Sebagian besar orang kembali dan minta kenaikan gaji, dan meski mungkin mendapat lebih banyak uang, mereka jarang mengerti pelajaran ini.” Itulah cara ayah kaya mengajarkan pelajarannya, dan gaya mengajarnya melibatkan pertama-tama tindakan, kedua kesalahan, dan ketiga pelajaran. Dan anda yang membaca buku pertama saya akan tahu bahwa ayah kaya kemudian mengambil upah sepuluh sen per jam itu, dan saya harus bekerja tanpa dibayar. Pelajaran berikutnya sudah dimulai, tapi hanya jika saya menginginkannya. 

Sisi Lain Meja 

Satu lagi pelajaran yang sangat mempengaruhi saya adalah pelajaran yang sering saya sebut ”sisi lain meja”. Setelah pelajaran pertama saya di usia sembilan tahun, ayah kaya sadar bahwa saya serius ingin belajar menjadi kaya, dan ia mulai mengundang saya untuk melihatnya melakukan berbagai hal yang berbeda, seperti ketika ia membawa saya untuk melihatnya membeli rumah kontrakan. Ketika saya berusia sekitar sepuluh tahun, ia mulai mengundang saya untuk melihatnya mewawancarai para pelamar pekerjaan. Saya duduk di sebelahnya, di sisi lain meja, ketika ia menanyai para pelamar tentang resume mereka atau tentang pandangan mereka menjadi pegawai perusahaannya. Bagi saya proses itu selalu menarik. Saya melihat orang-orang tanp'a pendidikan SMU bersedia bekerja dengan upah di bawah satu dollar per jam. Meski masih kecil, saya tahu orang akan kesulitan menghidupi keluarga mereka dengan penghasilan kotor di bawah 8 dollar per hari. Ketika saya melihat resume atau lamaran pekerjaan mereka dan mengetahui berapa banyak anak yang harus jam digital masjid dihidupi oleh beberapa di antara mereka, saya menjadi sedih. Saya menyadari bahwa keluarga saya bukan satu-satunya yang mengalami kesulitan keuangan. Saya ingin menolong mereka seperti saya ingin menolong keluarga saya, tapi saat itu saya belum tahu caranya. 

Nilai Pendidikan yang Baik

Melihat perbedaan tingkat pembayaran adalah pelajaran penting yang saya dapat dengan duduk di samping ayah kaya saya. Melihat perbedan tingkat pembayaran antara seorang pekerja tanpa ijazah SMU dan seorang pekerja dengan ijazah perguruan tinggi sudah cukup menjadi insentif untuk membuat saya tetap bersekolah. Sesudahnya, setiap kali saya ingin berhenti sekolah, kenangan tentang perbedaan penghasilan pokok itu muncul kembali untuk mengingatkan saya mengapa pendidikan yang baik sangat penting. 

Meski demikian, yang paling membuat saya tercengang adalah kehadiran orang-orang yang bergelar Master atau Doktor yang mau melamar pekerjaan dengan gaji yang begitu kecil. Saya tidak tahu banyak, tapi saya tahu ayah kaya menghasilkan jauh lebih banyak uang per bulan, kalau kita menghitung semua sumber pemasukannya yang berlainan, daripada orang-orang yang berpendidikan sangat tinggi ini. Saya juga tahu bahwa ayah kaya tidak lulus SMU. Meski ada perbedaan pembayaran antara pekerja berpendidikan tinggi dengan mereka yang tidak jam digital masjid lulus SMU, saya juga menyadari bahwa ayah kaya mengetahui sesuatu yang tidak diketahui para lulusan perguruan tinggi ini. 



  • Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.


    削除
    Nilai Pendidikan yang Baik
      Komentar(0)