gooretro

era baru dunia digital ada ditangan kita

Pemberian Antimicrobial

Minyak atsiri bawang putih mengandung diallyl polysulfide. Dari beberapa literatur dikatakan bahwa senyawa tersebut mampu menekan respons inflamasi dari cedera endotel dengan menghambat pembentukan radikal Iipid. Bawang putih juga mengandung vitamin C, B, kalsium, potasium, antioksidan, karoten, dan selenium. Juga mengandung antimikroba, antitrombotik, hipolipidemik, antiarthritis, hipoglikemik, dan memiliki antivitas sebagai antitumor. 

Dari unsurnya tersebut, diketahui banyak manfaat yang terkandung pada bawang putih di antaranya menghambat kemerosotan otak, menghambat obat penyubur kandungan proses penuaan, menurunkan kolestrol, meningkatkan insulin, meringankan tukak Iambung, dan menyembuhkan tekanan darah tinggi. 
i. Sambiloto (Andrografolid) Sambiloto merupakan tumbuhan berkhasiat obat berupa terna tegak yang tingginya bisa mencapai 90 cm. Asalnya diduga dari Asia tropika. 

Penyebarannya dari India meluas ke selatan sampai di Siam, ke timur sampai Semenanjung Malaya, kemudian ditemukan di Jawa. Tumbuh baik di dataran rendah sampai ketinggian 700 meter dari permukaan laut. Tanaman sambiloto digunakan untuk mencegah pembentukan radang. memperlancar air seni (diuretika), menurunkan panas badan (antipiretika), obat sakit perut, kencing manis, dan terkena racun. Kandungan senyawa kalium memberikan khasiat menurunkan tekanan darah. 

Hasil percobaan farmakologi menunjukkan bahwa air rebusan daun sambiloto 10% dengan takaran 0.3 ml/kg berat badan dapat memberikan penurunan kadar gula darah yang sebanding dengan pemberian suspensi glibenclamid. Selain itu, daun sambiloto juga dipercaya bisa digunakan sebagai obat penyakit tifus dengan cara mengambil 10-15 daun yang direbus sampai mendidih dan diminum air rebusannya. 
 j. Widuri (Milk Thistle/Legalon/Silymarin) Widuri Iazim juga disebut biduri adalah sejenis tumbuhan yang umum dijumpai di Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Sri Lanka, India dan China. Tumbuhan ini berupa perdu besar yang tingginya dapat obat penyubur kandungan mencapai 4 meter.

 Bunganya berlapis lilin dengan warna putih atau ungu. Daunnya berbentuk bulat telur, dengan warna khas hijau pucat dan batang yang mengeluarkan lateks berwarna putih seperti susu. Bagian tumbuhan yang bermanfaat bagi kesehatan adalah kul it akar, daun, getah, dan bunganya. Kulit akar digunakan untuk pengobatan demam, perut terasa penuh, kaki pegal dan Iemas, gigitan ular beracun, borok kronis, dan penyakit kulit lainnya. Daun digunakan untuk pengobatan kudis, luka, borok, sariawan, gatal pada cacar air (varicella), campak (measles), demam, dan batuk. Bunganya digunakan untuk pengobatan radang, lambung (gastritis), batuk, sesak napas, influenza, sifilis sekunder, kencing nanah (gonorrhoea), dan kusta (lepra). Sementara itu, getahnya digunakan untuk pengobatan bisul, eksim, pembesaran kelenjar getah bening, luka pada sifilis, luka di kaki, sakit gigi, dan mencabut duri yang menusuk kulit. 

Pemberian antimicrobial adalah pemberian antiviral, antibiotika, antimikosis, dan antiparasit. Antiviral antara Iain asiklovir, inteferon, zidovudin, antibiotika antara lain AMP, sefalosporin, quinolon, antimikosis antara lain griseofulvin, ketokenazol, flukonazol, itrakonazol, amfoterasin B, dan antiparasit antara lain iodoquinol, metronidazole, mebendazol, dan pirantel.  https://id.wikipedia.org/wiki/Dukun_bayi

Pemberian antimicrobial harus mengikuti syarat berikut, yakni tepat indikasi/tepat obat/tepat dosis/tepat cara pemberian dan waspadai efek samping. Penggunaan yang tepat akan menyelamatkan, penggunaan yang kurang tepat sangat merugikan antara lain buang-buang biaya, menimbulkan efek samping, memicu kekebalan mikroba sehingga obat tidak dapat dipakai Iagi. 



  • Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.


    削除
    Pemberian Antimicrobial
      Komentar(0)